Rabu, 12 Agustus 2015

Peletakan Batu Pertama Dilaksanakan untuk Merayakan Awal dari Pabrik Baru di Indonesia

PT.Krama Yudha Tiga Berlian Motors sebagai Authorized Distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC), turut menghadiri momentum penting bagi eksistensi dari kendaraan penumpang & kendaraan niaga ringan Mitsubishi Motors di Indonesia, dalam acara yang dilaksanakan oleh Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dalam perayaan Peletakan Batu Pertama Pabrik Manufaktur baru di Kawasan Industri GIIC Bekasi di Indonesia pada tanggal 24 Maret 2015 yang lalu.

Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), nama perusahaan manufaktur baru ini, bersama dengan perusahaan kerjasamanya yaitu Mitsubishi Corporation (MC) dan partner dari Indonesia PT Krama Yudha (KY) melaksanakan upacara peletakan batu pertama di lapangan. Acara inipun dihadiri oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Bapak Saleh Husin, Perwakilan dari Kabupaten Bekasi dan tamu-tamu serta pihak-pihak terkait antara lain dari Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, media massa nasional serta internasional dari Jepang, Mitsubishi Group Companies serta Vendor dan Dealer Resmi Mitsubishi di Indonesia.

Dalam pidatonya, Bapak Saleh Husein, Menteri Perindustrian mengungkapkan apresiasinya kepada pihak Mitsubishi atas kepercayaan dan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi beberapa model kendaraan merek Mitsubishi serta komponennya di ASEAN. Beliau juga mengungkapkan bahwa “Langkah yang diambil PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia dalam memproduksi mobil untuk tujuan ekspor ini, sangat sejalan dengan misi Pemerintah Indonesia untuk mendorong ekspor, sekaligus juga akan dapat menurunkan defisit perdaganan akibat masih tingginya nila impor kendaraan maupun komponen. Saya menghimbau agar upaya ini terus dilakukan dan ditingkatkan sehingga dapat menjadi model untuk merek-merek lain dalam memproduksi kendaraan untuk pasar global”.

Setelah mendengarkan sambutan dari beberapa pihak antara lain para pemegang saham yaitu PT. Krama Yudha, Mitsubishi Corporation serta Mitsubishi Motors Corporation, juga para pihak pemerintahan yaitu Bupati Bekasi, Duta Besar Jepang untuk Indonesia serta Menteri Perindustrian, dilakukan prosesi Peletakan Batu Pertama oleh para tamu kehormatan.


Pabrik manufaktur baru ini memiliki kapasitas produksi sebesar 160,000 unit per tahun, dan akan memulai operasinya pada April 2017. Model yang akan diproduksi adalah SUV terbaru Pajero Sport, diikuti dengan model terbaru small MPV serta COLT L300 (saat ini masih diproduksi secara konsinyasi). Sebagian dari hasil produksi ini akan di ekspor ke negara ASEAN lain sebagai pusat produksi terbesar di ASEAN setelah pabrik Laem Chabang di Thailand.

Indonesia memiliki populasi terbesar ke-empat di dunia dan permintaan akan kendaraan penumpang khususnya MPV terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan ekonominya. Oleh sebab itu, pengembangan bisnis kendaraan penumpang untuk menunjang bisnis kendaraan niaga ringan yang saat ini dilakukan menjadi sangat penting untuk menanggapi permintaan yang datang di Indonesia secara efektif. MMC berencana untuk memperluas bisnis di Indonesia dengan merubah sistem produksi dari consigment / konsinyasi menjadi in-house (produksi lokal) melalui pabrik baru ini. 

Dalam acara ini, Chairman & CEO dari MMC, Mr. Osamu Masuko mengungkapkan perkembangan MMC di negeri ini: “Selama 45 tahun semenjak tahun 1970, bersama dengan partner bisnis kami telah mengembangkan bisnis di Indonesia seiring dengan perkembangan pasar kendaraan di dalam negeri. 

Untuk terus mencapai perkembangan lebih jauh lagi di 45 tahun mendatang, kami memutuskan untuk mendirikan MMKI dan mendirikan pabrik manufaktur di Kawasan Industri GIIC. Kami akan terus berkontribusi dalam industri otomotif serta dalam masyarakat di Indonesia melalui penempatan 3,000 tenaga kerja di pabrik manufaktur, pengembangan supplier suku cadang baru, mempromosikan suku cadang lokal, transfer teknologi dan ekspor”.


Menempatkan wilayah ASEAN sebagai pasar yang paling penting, MMC akan melakukan proses restrukturisasi dan memperkuat bisnis dalam rangka mencapai pertumbuhan yang berkesinambungan dan meningkatkan nilai korporasi. Inisiatif ini diambil dengan dasar kapasitas produksi terbesar di Thailand diantara seluruh pusat produksi di luar negeri, dimulainya produksi di pabrik baru di Philipina sejak Januari tahun ini, serta pabrik manufaktur baru dan model baru yang akan diluncurkan di Indonesia.

Melalui proyek-proyek ini, MMC bertujuan untuk memperluas produksi dan penjualan secara keseluruhan dengan memanfaatkan kemampuan produksi di ASEAN untuk memenuhi permintaan di masing-masing negara.

Memang tidak diragukan bahwa selain pembangunan pabrik ini akan memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan untuk Indonesia dalam bentuk penyediaan lapangan kerja, serta peningkatan devisa melalu produk yang akan di ekspor, dimana sekitar 25% dari total produksi sebesar 80.000/tahun akan di ekspor ke negara lain. Sebagai perusahaan yang telah tumbuh bersama Indonesia selama 45 tahun lamanya, Indonesia menjadi pasar utama yang sangat penting untuk Mitsubishi Motors. 





Dapatkan promo pajero sport dakar 4x2 dengan paket kredit yang sangat murah dan Dp yang rendah